Monday, 12 November 2018

Sepak Terjang Speed Instinct Dalam Skena Musik Makassar



Speed Instinct adalah band Rapper Rock dengan sikap cenderung acuh tak acuh pada penilaian orang, kata Dennis (gitaris). Sebuah sikap yang memang biasanya dimiliki oleh band-band yang beraliran keras. Berbicara soal sejarah, Dennis Project adalah nama awal dari Speed Instinct. Pergantian nama yang menunjukkan keinginan Denis melepas ego untuk menghindari lebih banyak konflik seperti salah satu judul lagunya, No More Drama. Band yang sudah bertahan terhitung 6 tahun ini melepas album penuh di tahun 2014 berjudul "Real Eyes, Realize Real Lies", dilanjutkan sebuah single berjudul Lost in Civilization setahun berikutnya. Mereka menunjukkan tingkat produktifitas yang tinggi dengan sedikit bocoran informasi dari Dennis yang mengatakan mereka sedang menyiapkan album kedua di penghujung tahun ini. Sebuah hal yang patut ditunggu. Untuk urusan platform musik digital, lagu-lagu Speed Instinct bisa didengarkan melalui Soundcloud.

Bersama Berkarya Bebas masih menjadi rumah bagi band lokal asal Makassar. Kemauan mereka menggunakan band lokal untuk mengisi acara yang mereka selenggarakan kerap mematangkan niat bagi band lokal bahwa apa yang mereka kerjakan selama ini sudah benar dan patut diapresiasi. Massive Loudness, Road to Soundrenaline, Sound of LibeArt, dan lain sebagainya adalah bukti kecil betapa mereka dekat dengan band lokal. Speed Instinct salah satunya.


Speed Instinct saat bermain di Massive Loudness

Sejak awal, Speed Instinct selalu mendukung penuh apapun program yang diadakan oleh Bersama Berkarya Bebas karena kesamaan dan keterikatan yang mereka miliki, Speed Instinct sebagai pemusik, Bersama Berkarya Bebas sebagai wadahnya. Kata Dennis, "selama kita sevisi-misi dan saling menguntungkan, kenapa tidak?".

Kerjasama mereka dimulai di Massive Loudness. Sebuah kegiatan yang menampilkan beberapa band lokal sebagai penghibur di tengah-tengah aktifitas memotret dan menggambar yang dilakukan oleh para penggiat potografi dan visual art. Sebuah kesempatan yang dimanfaatkan dengan baik oleh Speed Instinct dalam memperdengarkan hasil kerja keras mereka selama ini dihadapan penggiat multiseni dan penonton umum lainnya. Kerjasama yang terus berlanjut hingga di Be Everything dimana Speed Instinct diwakili oleh Dennis sebagai penggiat musik mencoba menerima tantangan menjadi Be Everything dan melampaui batas melalui gambar yang merupakan bagian dari subcultur art dengan menggambar Logo Band Kenamaan Pink Floyd


Share:

0 comments:

Post a Comment