Monday, 27 May 2019

Sambut Ramadhan Settosapo

Setelah sebelumnya ada D'Jail yang merilis single religi berjudul Taubatku, kini ada Settosapo, sebuah band asal Mamuju yang juga merilis single religi berjudul Sambut Ramadhan. Berbeda dengan Taubatku yang lebih bercerita tentang seorang hamba yang menyesali dosa-dosa yang telah diperbuat sebelumnya, Sambut Ramadhan lebih bercerita tentang suka cita menyambut bulan suci Ramadhan yang sudah sewajarnya dimanfaatkan dengan intensitas ibadah yang lebih banyak. Berbekal suara merdu sang vokalis wanita juga aransemen musik yang lebih poppie menjadikan lagu tersebut sangat nyaman untuk didengarkan. Sayangnya, single religi dari Settosapo ini hanya dirilis di radio-radio lokal Mamuju sehingga butuh usaha lebih untuk bisa mendengarkan lagu tersebut.

Hadirnya single religi yang dirilis oleh Settosapo juga meneruskan tren band lokal yang memanfaatkan momen tertentu untuk berkarya. Setelah sebelumnya banyak band-band lokal yang bermain di tema cinta, keresahan dan perlawanan yang biasanya digaungkan band-band underground, maka single religi dari D'Jail dan Settosapo makin memperkaya warna musik yang ada di Sulawesi Barat serta makin memantapkan stigma bahwa musik bisa menyentuh tema apa saja.
Share:

Friday, 24 May 2019

D'JAIL Kembali dengan Sebuh Single Religi



Pasang surut sebuah band adalah hal yang lumrah. Setelah awalnya semangat menggebu hingga akhirnya tiba di titik jenuh. Band yang telah lama berdiri tentunya sangat merasakan hal tersebut. Meski ada juga yang berhasil bangkit dan kembali menelurkan karya. D'jail misalnya. Band asal Polewali yang saat ini terdiri dari Hasan/Vokal, Ijonk/Gitar dan Wahyu/Bass. Terbentuk sejak tahun 2009, band ini menandai kembalinya mereka dengan sebuah single religi. 

Tobatku menjadi titik balik semangat mereka di usia yang sudah 1 dasawarsa, sebuah lagu yang menceritakan perasaan penuh dosa seorang hamba kepada Penciptanya dan berharap mendapatkan pintu taubat. Dosa-dosa yang kulakukan bagaikan buih di lautan. Kutobatkan padamu Tuhan siang malam ku kan memohon adalah dua penggal lirik yang kami anggap sebagai inti dari lagu tersebut. Dengan sentuhan gitar akustik dan bebunyian string yang dominan membuat lagu tersebut terasa sedikit eropa tapi juga memiliki sentuhan melayu. Mereka menamakan genre musiknya pop kreatif. Selain membuat lagu, mereka juga rutin membuat video cover-an. Lagu mereka sudah bisa didengarkan cuma-cuma di platform musik reverbnation juga kanal youtube mereka.
Share: