Monday, 6 August 2018

PERUBAHAN ARAH ANGIN BAND INDIEPENDENT


Setahun belakangan terdengar riak-riak kecil dari band yang mengatasnamakan indiependent. Dari yang bergerak “sendiri-sendiri” hingga akhirnya bertemu dan membentuk gigs kolektifan. Dari yang perlahan-lahan memainkan 1 buah lagu hingga 3 bahkan 4 lagu. Dari pergerakan awal Teras Indie di 2016 yang dimulai oleh Kaze dan Aksi Madewa yang memainkan lagu mereka sendiri hingga munculnya Zona Bunyi Merdekakan Karya di 2017, dan yang terbaru Zona Bunyi Gemakan Karya dan Teras Indie Mamuju di 2018 dengan line up yang lebih banyak. Terhitung, sudah lumayan banyak band-band baru yang mengatasnamakan Indie seperti Once Again, Toriny, For Metamorfosis, Varial Flip, Serotonin, Symphony, Alien Lokal dan Starlight. Juga, munculnya beberapa solois seperti Ian Ms dan Awal. Belum lagi, band-band lama seperti Impossible, Rotten Sickness, TBHC dan Allface. Bisa dibilang, perlahan tapi pasti virus berindie-ria sudah masuk hingga ke Sulawesi Barat sebagai perpanjangan tangan dari makin banyaknya band-band keren di Provinsi lain yang bermain diluar wilayah label major. Musikmaniapun seakan sudah beralih dari kebiasaan dicucuki music yang "harus begini" oleh label major. 

Makin banyaknya band indie yang muncul di Sulawesi Barat tentu makin melambungkan asa untuk mendapatkan lebih banyak tempat memperdengarkan karya-karya mereka di daerah sendiri. Selain acara-acara kolektifan, sudah saatnya mereka mendapatkan peluang bermain dihadapan lebih banyak pendengar. Sudah saatnya memperbanyak festival music nonkompetisi seperti Assamaleuwang Rock Invasion. Sudah saatnya radio-radio local memperbanyak interview tentang band indie local. Sudah saatnya memberdayakan label-label rekaman local. Daaaan, melihat Kaze yang mendapat undangan dan bisa bermain di acara sekelas Polewali Mandar International Folk and Art Festival (PIFAF) tentu mejadi secercah harapan. Harapan bahwa kedepannya akan lebih banyak sorotan kepada pelaku music indie. Apalagi, dengan semakin seringnya band-band indie diberi ruang memperdengarkan karyanya tentu akan membangun stigma di kalangan masyarakat bahwa pelaku music local juga punya karya yang baik.




Perubahan arah angin yang didapatkan oleh band indiependent saat ini diharapkan mampu membangun iklim musik yang lebih positif lagi kedepannya. Masih minimnya record store : jika tak mau dibilang tak ada, tentu menjadi salah satu contoh bahwa apa yang ada saat ini belumlah maksimal. 

Share:

0 comments:

Post a Comment